Informasi KIP Kuliah Fakultas Pertanian UNWAHAS Tahap I Tahun 2026.
Kuliah Gratis…?? Tentu bisa…
bagi rekan rekan Siswa SMA/ MA sederajat. dapatkan kesempatan emas untuk kuliah gratis dengan beasiswa KIP.
bagi rekan rekan yang memiliki kartu KIP/ masuk DTPS/ dari keluarga ekonomi kurang mampu, dapatkan kesempatan untuk kuliah dengan Beasiswa KIP di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Haysim Semarang.
📌 Perlu kami tekankan bahwa Tahap I ini diprioritaskan khusus untuk wilayah berikut: Brebes, Tegal, Karanganyar, Sragen, Wonogiri, Pekalongan, Pemalang, Batang, Demak, Jepara, dan Kudus.
.
Pendaftaran: 2 Maret – 20 April 2026 Link Pendaftaran : https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dan pmb.unwahas.ac.id
Penguatan kompetensi mahasiswa faperta melalui program PKL dengan tema integrated farming di Maknun Farm, Wonolopo, Mijen, Kota Semarang, berpotensi besar untuk mengembangkan kompetensi teknis dan soft skills mahasiswa, sekaligus menanamkan nilai keberlanjutan pertanian. Berbagai studi menunjukkan bahwa magang intensif di lahan pertanian kampus dan program Work Integrated Learning (WIL) di sektor pertanian meningkatkan keterampilan agronomis, kemampuan interpersonal, kepemimpinan, serta kesiapan karier lulusan. Praktik pembelajaran partisipatif di pertanian berkelanjutan juga terbukti memperkuat pemahaman sistemik, kreativitas, dan stewardship lingkungan. PKL integrated farming menekankan pembelajaran berbasis pengalaman, pemantauan berkelanjutan, serta umpan balik reflektif. Pemantauan pelaksanaan PKL dengan skema monitoring memadukan observasi lapangan, jurnal refleksi, instrumen penilaian kompetensi, dan pemanfaatan platform digital untuk komunikasi dan pelaporan. Sistem monitoring dapat menjadi rujukan bagi program studi dalam meningkatkan kualitas PKL pertanian terpadu dan memastikan capaian kompetensi mahasiswa serta relevansi dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Dokumentasi: Integrasi Hidroponik dengan kolam ikan lele.
PKL merupakan komponen kurikulum yang krusial untuk menjembatani pembelajaran teoritis di kampus dengan praktik nyata di lapangan, khususnya pada bidang pertanian. Dalam konteks pertanian berkelanjutan, sistem integrated farming—yang menggabungkan tanaman, ternak, dan sering kali perikanan, energi terbarukan, serta pengelolaan limbah secara sirkular—dipandang sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kesehatan agroekosistem (El-Gabry & Jaskolski, 2024; Padath, 2025; Bakker et al., 2021; Kamal et al., 2025).
“Praktik Kerja Lapangan di Maknun Farm meliputi usaha peternakan, yaitu ternak domba ekor tipis dan Moreno, usahatani hidroponik pakcoy dan selada, serta hortikultura dan usaha perikanan, yaitu budidaya lele. PKL terbukti tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga memupuk kemampuan kerja tim, komunikasi, pemecahan masalah, dan rasa percaya diri mahasiswa,” tambah Dewi Hastuti. S.Pt., M.P (selaku Dosen Pembimbing). Selain itu, adanya integrasi riset dan WIL di bidang pertanian menegaskan pentingnya kemitraan universitas–industri untuk memastikan lulusan Fakultas Pertanian Unwahas siap menghadapi kompleksitas sistem pangan dan tantangan keberlanjutan.
Komponen Utama Monitoring PKL Integrated Farming
Kompetensi teknis agroekosistem terpadu, fokus monitoring pada budidaya tanaman, ternak, pakan hijauan, daur ulang limbah, serta energi terbarukan
Kompetensi keberlanjutan & sistemik, fokus monitoring pada sistem thinking, stewardship lingkungan, dan perencanaan jangka panjang
Soft skills & kesiapan karier, fokus monitoring pada komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan manajemen proyek
Partisipasi & pembelajaran partisipatif, fokus monitoring pada keterlibatan dalam pengambilan keputusan, dan desain kegiatan
Monitoring digital & komunikasi, fokus monitoring pada pelaporan harian, berbagi foto/video, serta diskusi masalah teknis
https://faperta.unwahas.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/Gambar-1.-Maknun-Farm.jpeg13831200adminFapertahttps://faperta.unwahas.ac.id/wp-content/uploads/2023/11/12310090_1106754236002461_3526937493778847728_o-removebg-preview-1-300x138.pngadminFaperta2026-02-16 11:43:392026-02-16 11:43:40Mahasiswa Fakultas Pertanian – Unwahas dibekali kompetensi Sistem Integrated Farming di Maknum Farm
KLATEN, 12 Februari 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang terus mendorong mahasiswanya untuk menguasai teknologi pertanian masa kini. Melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL), sejumlah mahasiswa diterjunkan langsung untuk menimba ilmu di Dhelta Bibit Buah, sebuah sentra pembibitan dan instalasi teknologi pertanian yang berlokasi di Balongor, Trunuh, Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten.
Kegiatan PKL ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Sri Wahyuningsih, S.P., M.P., dan diterima langsung oleh pemilik Dhelta Bibit Buah, Bapak Dwi Harjoko.
Inovasi Budidaya: Teknik Pemacuan Pecah Tunas
Fokus utama kegiatan mahasiswa selama di lokasi adalah mempelajari secara mendalam Teknik Pemacuan Pecah Tunas pada Tanaman Jeruk Lemon. Teknik ini menjadi krusial dalam industri pembibitan untuk mempercepat pertumbuhan bibit unggul sebelum dipasarkan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori secara tekstual, tetapi mampu mempraktikkan manipulasi fisiologis tanaman secara presisi. Di Dhelta Bibit Buah, mereka belajar bagaimana mempercepat siklus pertumbuhan tanaman dengan standar kualitas yang tinggi,” ungkap Sri Wahyuningsih, S.P., M.P.
Terjun dalam Proyek Strategis Smart Farming
Selain fokus pada aspek agronomi, mahasiswa PKL Unwahas juga mendapatkan kesempatan langka untuk terlibat dalam proyek riil Rancang Bangun Instalasi Smart Farming. Dhelta Bibit Buah saat ini tengah menangani berbagai proyek pengembangan agrowisata di beberapa desa.
Mahasiswa dilibatkan aktif dalam:
Perancangan tata letak tanaman untuk mengoptimalkan estetika dan produktivitas lahan agrowisata.
Instalasi sistem Smart Farming, termasuk pengaturan sensor dan otomatisasi pengairan yang menjadi tren pertanian modern.
Pemilik Dhelta Bibit Buah, Dwi Harjoko, menyambut baik antusiasme mahasiswa. Ia menekankan bahwa kebutuhan tenaga kerja di bidang agribisnis masa depan memerlukan perpaduan antara keahlian bercocok tanam dan penguasaan teknologi digital.
Sinergi Akademisi dan Praktisi
Dr. Rossi Prabowo, Dekan Fakultas Pertanian Unwahas menyampaikan bahwa Program PKL ini menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Pertanian Unwahas dalam mendukung program link and match antara dunia pendidikan dan dunia industri. Dengan terlibat dalam proyek desa binaan melalui Dhelta Bibit Buah, mahasiswa diharapkan memiliki wawasan luas mengenai potensi ekonomi agrowisata dan efisiensi pertanian berbasis teknologi. Pungkas Dr. Rossi.
Tentang Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Fakultas Pertanian Unwahas berdedikasi melahirkan lulusan yang kompeten di bidang pertanian berkelanjutan, berjiwa wirausaha, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pertanian global.
https://faperta.unwahas.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-12-at-20.48.14.jpeg7801040adminFapertahttps://faperta.unwahas.ac.id/wp-content/uploads/2023/11/12310090_1106754236002461_3526937493778847728_o-removebg-preview-1-300x138.pngadminFaperta2026-02-12 14:00:212026-02-12 14:00:22Mahasiswa Agribisnis – Faperta Unwahas Dalami Teknologi Smart Farming dan Teknik Pemacuan Tunas di Dhelta Bibit Buah Klaten
SEMARANG, 9 Februari 2026 – Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang terus berkomitmen memastikan kualitas implementasi ilmu mahasiswanya di lapangan. Pada Senin (9/2), Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Endah Subekti, S.Pt., M.P., melaksanakan kegiatan monitoring langsung terhadap mahasiswa yang tengah menjalankan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Sandi Buana Farm, Gunungpati.
Sandi Buana Farm, yang berlokasi di Jalan Kalirejo, Mangunsari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, dipilih sebagai mitra strategis karena reputasinya dalam pengelolaan usaha pertanian dan peternakan yang terintegrasi.
Fokus Monitoring: Keselarasan Teori dan Praktik
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana mahasiswa mampu mengaplikasikan teori manajemen agribisnis yang didapat di bangku kuliah ke dalam ekosistem kerja nyata.
Dalam kunjungannya, Endah Subekti melakukan diskusi mendalam dengan pihak pengelola Sandi Buana Farm serta para mahasiswa mengenai perkembangan proyek, tantangan di lapangan, hingga adaptasi teknologi pertanian modern yang diterapkan di lokasi.
“Monitoring ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan mahasiswa mendapatkan pengalaman kerja yang relevan. Kami ingin mereka tidak hanya menguasai teknis budidaya, tapi juga tajam dalam analisis manajerial dan kewirausahaan,” ujar Endah Subekti, S.Pt., M.P. di sela-sela kegiatannya.
Dalam kegiatan ini DPL dapat melihat secara langsung kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam membudidayakan sayuran hidroponik selada dan pakcoy. Kegiatan tersebut meliputi proses persiapan alat dan bahan, penyemaian benih (di rockwool), pindah tanam bibit, perawatan rutin, pemberian nutrisi, pemanenan, penyortiran dan pemasaran. Dalam kegiatan PKL ini mahasiswa juga diajari teknik budidaya melon di greenhouse untuk menghasilkan melon premium.
Pelaksanaan PKL dilaksanakan minimal selama 1 bulan dan mahasiswa telah menempuh minimal 100 SKS. Dengan adanya kegiatan PKl yang diwajibkan bagi mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Wahid Hasyim ini, diharapkan dapat menambah ketrampilan dan wawasan mahasiswa sehingga mereka bisa lebih siap terjun ke dunia kerja setelah lulus nantinya.
Hasil Observasi di Lapangan
Selama kegiatan berlangsung, beberapa poin penting yang menjadi catatan antara lain:
Kesiapan Kerja: Mahasiswa dinilai mampu beradaptasi dengan ritme operasional di Sandi Buana Farm.
Pengembangan Skill: Adanya peningkatan kemampuan dalam pengelolaan pasca-panen dan strategi pemasaran produk agribisnis.
Kolaborasi: Hubungan yang harmonis antara dunia akademisi (Unwahas) dan praktisi industri (Sandi Buana Farm) dalam menciptakan ekosistem belajar yang suportif.
Kegiatan PKL ini diharapkan dapat mencetak lulusan Agribisnis Unwahas yang kompeten, inovatif, dan siap menjawab tantangan kedaulatan pangan di masa depan.
Tentang Program Studi Agribisnis Universitas Wahid Hasyim Program Studi Agribisnis Unwahas adalah bagian dari Fakultas Pertanian yang fokus pada pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang manajemen pertanian berbasis nilai-nilai keislaman dan IPTEK
https://faperta.unwahas.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-12-at-09.45.03.jpeg9571280adminFapertahttps://faperta.unwahas.ac.id/wp-content/uploads/2023/11/12310090_1106754236002461_3526937493778847728_o-removebg-preview-1-300x138.pngadminFaperta2026-02-12 12:58:042026-02-12 12:58:05Tekuni adaptasi teknologi pertanian modern dalam budidaya Selada Hidroponik, mahasiswa Agribisnis Fakultas Pertanian Unwahas Magang di Sandi Buana Farm.
[Semarang, 11 Februari] – Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap mahasiswa yang tengah menjalani Praktik Kerja Lapang (PKL) di kawasan Agrowisata Petik Buah Jambu Kristal dan Jeruk Pamelo, [Agro Purwosari, Mijen, Kota Semarang]. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan sinkronisasi antara teori akademik di kampus dengan implementasi teknis di lapangan.
Dalam kunjungan tersebut, tim dosen pembimbing melihat langsung aktivitas mahasiswa yang terlibat aktif dalam manajemen pemeliharaan tanaman, teknik pembuahan di luar musim (off-season), hingga strategi pemasaran berbasis agrowisata.
Fokus Utama Monitoring
Kegiatan monitoring kali ini menitikberatkan pada beberapa aspek krusial:
Teknik Budidaya: Mahasiswa mempraktikkan langsung teknik pemangkasan (pruning) dan pembungkusan buah untuk menjaga kualitas Jambu Kristal dari serangan hama.
Pengembangan Agrowisata: Mempelajari manajemen customer journey dalam wisata petik buah, mulai dari edukasi pertanian bagi pengunjung hingga pengemasan produk.
Adaptasi Varietas: Observasi khusus pada budidaya Jeruk Pamelo yang memiliki karakteristik perawatan unik dan nilai ekonomi tinggi di pasar lokal.
Sinergi Akademisi dan Praktisi
Dekan Fakultas Pertanian , Dr. Rossi Prabowo, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi agrowisata ini sangat strategis. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya mahir secara agronomis, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan. Di sini, mereka belajar bagaimana sebuah komoditas pertanian dikelola menjadi daya tarik wisata yang bernilai tambah,” ujarnya.
Dalam monitoring ini, mahasiswa juga dibekali pemahaman mengenai nilai komersial kedua komoditas tersebut yang kian menjanjikan:
Jambu Kristal: Menjadi primadona karena sifatnya yang non-seasonal (berbuah sepanjang tahun). Dengan harga pasar yang stabil di kisaran Rp15.000 – Rp25.000 per kilogram, Jambu Kristal menawarkan cash flow harian yang sehat bagi petani. Teksturnya yang renyah dan biji yang sangat sedikit membuatnya memiliki segmentasi pasar yang luas, mulai dari pasar tradisional hingga supermarket modern.
Jeruk Pamelo: Dikenal sebagai “Jeruk Besar”, komoditas ini memiliki nilai ekonomi tinggi terutama pada momen hari besar keagamaan atau festival budaya. Satu buah Jeruk Pamelo kualitas unggul dapat mencapai harga Rp30.000 hingga Rp50.000. Daya simpan buah yang lama (bisa mencapai 1 bulan tanpa bahan pengawet) memberikan keuntungan logistik yang besar bagi petani karena minimnya risiko kerusakan barang (losses).
“Melalui model Agrowisata, nilai ekonomi ini meningkat hingga dua kali lipat. Mahasiswa belajar bahwa keuntungan tidak hanya datang dari penjualan buah per kilogram, tetapi juga dari tiket masuk edukasi dan pengalaman (experience) yang dibeli oleh wisatawan,” tambah Dewi Hastuti, S.Pt., M.P. selaku dosen pembimbing.
Pihak pengelola Agrowisata Agropurwosari juga memberikan apresiasi positif terhadap kinerja mahasiswa. Mereka dinilai mampu memberikan inovasi, terutama dalam hal pencatatan data pertanian digital dan digital marketing untuk mempromosikan wisata petik buah tersebut
Sesuai dengan kurikulum pembelajaran Program Studi S1 Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Semarang yang ditawarkan pada Semester 5 (lima), maka mahasiswa angkatan 2023 melakukan PKL. Kegiatan PKL dilaksanakan pada masa liburan antar semester. Salah satu tim mahasiswa, terdiri dari 5 (lima) mahasiswa, berkegiatan di Unit KBH Karanggeneng Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Wilayah Semarang. Unit KBH Karanggeneng, yang berada di bawah naungan Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Wilayah Semarang, merupakan jantung produksi benih unggul bagi petani di wilayah sekitar. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses budidaya, mulai dari pemeliharaan tanaman induk hingga fase pascapanen, berjalan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat.
Tujuan dari matkul PKL yang berbobot 2 SKS ini diantaranya: Melatih mahasiswa untuk mendapatkan ketrampilan dan pengalaman praktek, melibatkan mahasiswa secara langsung dalam kegiatan pertanian sehari-hari, untuk mengembangkan kepekaan yang bernalar terhadap berbagai persoalan yang dihadapi dalam praktek serta memberikan bekal dan pengenalan praktek kepada mahasiswa untuk bekerja dalam masyarakat.
Fokus Utama Monitoring
Kegiatan yang berlangsung secara berkala ini mencakup beberapa aspek krusial, antara lain:
Kesehatan Tanaman: Deteksi dini terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) guna meminimalisir risiko gagal panen.
Kualitas Media Tanam: Pengecekan nutrisi dan hidrasi pada lahan serta polybag di area pembibitan.
Administrasi Perbenihan: Verifikasi data stok dan label benih untuk menjamin ketertelusuran (traceability) produk bagi konsumen.
Shofia Nur Awami, S.P., M.Sc., selaku DPL, menekankan pentingnya akurasi data dalam monitoring. “Monitoring bukan sekadar melihat fisik tanaman, tetapi memastikan bahwa setiap benih yang keluar dari KBH Karanggeneng memiliki sertifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara agronomis maupun ekonomis,” ujarnya.
Dampak bagi Sektor Pertanian
Dengan monitoring yang terjadwal, Unit KBH Karanggeneng diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai penyedia benih hortikultura yang andal. Langkah ini juga menjadi bentuk sinergi antara akademisi dan instansi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui penyediaan benih yang berkualitas tinggi.
Keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis mengenai manajemen lapangan dan tantangan nyata di sektor perbenihan nasional.
Kelima mahasiswa, yang berkegiatan PKL di Unit KBH Karanggeneng yaitu: Inayatul Amanah, Naela Dwi Aryani, Endayani, Amanah Nur Hamidah dan Danysa Zuliana Azahro. PKL dilaksanakan mulai 19 Januari sampai 21 Februari 2026.
Muhklasin selaku Pimpinan Kebun menyampaikan bahwa “Tim mahasiswa Unwahas sudah memenuhi dan melaksanakan kegiatan sesuai arahan dari pembimbing lapangan setempat. Telah bekerja dengan baik, dan hadir tepat waktu sesuai dengan peraturan kebun, Saya selaku perwakilan KBH Karanggeneng sangat berterimakasih menjadi salah satu tempat PKL bagi mahasiswa Faperta Unwahas, serta kedepannya masih terjalin kerjasama dengan Fakultas Pertanian. Karena beberapa angkatan dari Fakultas Pertanian sebelumnya juga melaksanakan PKL bahkan ada mahasiswa yang melanjutkan penelitian di KBH tersebut.
https://faperta.unwahas.ac.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-11-at-12.21.27.jpeg9601280adminFapertahttps://faperta.unwahas.ac.id/wp-content/uploads/2023/11/12310090_1106754236002461_3526937493778847728_o-removebg-preview-1-300x138.pngadminFaperta2026-02-11 05:27:112026-02-11 05:27:14Optimalkan Kualitas Benih, Mahasiswa FAKULTAS PERTANIAN UNWAHAS Lakukan Praktik Kerja Lapangan di Unit KBH Karanggeneng
SEMARANG, 5 Februari 2026 – Dalam upaya memastikan kualitas pendidikan lapangan dan sinkronisasi antara teori akademik dengan praktik industri, Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) melaksanakan kegiatan monitoring mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Selasa, 3 Februari 2026.
Kegiatan monitoring ini bertempat di Kebun Pembibitan “Bibit Buahku”, salah satu sentra pembibitan unggulan di Semarang. Hadir langsung dalam kunjungan tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Rossi Prabowo, untuk meninjau perkembangan teknis dan manajerial para mahasiswa selama berkegiatan di industri.
Fokus pada Keragaman Hayati dan Unggulan Alpukat
Selama masa PKL, para mahasiswa mengusung tema yang variatif, mencakup manajemen produksi berbagai jenis tanaman buah tropis. Namun, fokus utama dalam praktik kali ini adalah pendalaman budidaya dan strategi pemasaran tanaman alpukat, yang menjadi produk unggulan di Kebun “Bibit Buahku”.
“Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya paham cara menanam, tetapi juga mengerti aspek agribisnis dari hulu ke hilir, terutama pada komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti alpukat unggulan di sini, apalagi Bibit Buahku sudah menjalin MoU dengan Fakultas Pertanian cukup lama dalam kegiatan PKL maupun Magang bagi mahasiswa Faperta UNWAHAS. ,” ujar Dr. Rossi Prabowo di sela-sela peninjauan.
Sinergi Akademisi dan Praktisi
Rombongan dari Universitas Wahid Hasyim diterima langsung oleh pemilik Kebun “Bibit Buahku”, Bapak Fatkhul, S.P. Beliau memberikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa Unwahas yang dinilai proaktif dalam mempelajari teknik pembibitan modern.
“Kerja sama ini sangat positif. Mahasiswa membawa semangat pembaruan, sementara kami memfasilitasi mereka dengan realitas tantangan di lapangan, mulai dari pemilihan entres hingga penanganan pasca-panen bibit,” ungkap Bapak Fatkhul.
Tujuan Kegiatan
Evaluasi Capaian: Menilai sejauh mana mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu manajemen agribisnis di lapangan.
Validasi Keterampilan: Memastikan penguasaan teknik pembibitan tanaman buah, khususnya alpukat.
Penguatan Jejaring: Mempererat hubungan kemitraan antara Fakultas Pertanian Unwahas dengan pelaku usaha di sektor pertanian.
Dengan terlaksananya monitoring ini, diharapkan para mahasiswa dapat menyelesaikan masa PKL dengan kompetensi yang mumpuni, siap bersaing di industri pertanian, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan komoditas buah nasional.
SEMARANG – Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) baru saja menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait pelaksanaan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tahun akademik 2025/2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan penjaminan mutu dan validitas konversi pengalaman kerja mahasiswa menjadi Satuan Kredit Semester (SKS).
Hadir sebagai tim auditor utama dalam kegiatan ini adalah Ir. Tabah Priangkoso, MT dan Eko Nugroho, MT. Keduanya melakukan peninjauan mendalam terhadap berkas administrasi, asesmen portofolio mahasiswa, hingga kesesuaian kurikulum program RPL dengan standar akademik yang berlaku.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti langsung oleh jajaran pimpinan Fakultas Pertanian Unwahas, di antaranya:
Dr. Rossi Prabowo, M.Si (Dekan Fakultas Pertanian)
Dr. Hilmi Arija F.M.Si (Ketua Program Studi Agribisnis)
Shofia Nur Awami, M.Sc. (Kepala Unit Penjaminan Mutu Fakultas/UPMF)
Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Rossi Prabowo, menyampaikan bahwa program RPL di Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian merupakan komitmen Universitas dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi para praktisi dan tenaga kerja di sektor pertanian.
“Melalui Monev ini, kami ingin memastikan bahwa pengalaman praktis pekerjaan yang ditekuni yang dimiliki Calon mahasiswa dapat dikonversi ke Mata kuliah yang sesuai di prodi Agribisnis sehingga akan memudahkan calon mahasiswa dalam proses mendapatkan gelar Sarjana Pertanian. Fakultas Pertanian tetap berkomitmen menjaga marwah akademik di tengah fleksibilitas yang ditawarkan program RPL, dan Faperta Unwahas akan selalu menerima mahasiswa baru Program RPL” ujar Dr. Rossi.
Senada dengan hal tersebut, Kaprodi Agribisnis Dr. Hilmi Arija F. menambahkan bahwa hasil evaluasi dari tim Monev akan menjadi dasar peningkatan layanan pendidikan di masa mendatang. Pengawasan ketat dari UPMF yang dipimpin oleh Shofia Nur Awami, M.Sc. juga memastikan bahwa setiap tahapan seleksi hingga kelulusan mahasiswa RPL tetap berada dalam koridor standar mutu internal maupun nasional.
Tim Monev, Ir. Tabah Priangkoso, MT, mengapresiasi kesiapan dokumen dan tata kelola program RPL di Prodi Agribisnis. Menurutnya, sinergi antara pengelola fakultas dan unit penjaminan mutu menjadi kunci utama keberhasilan program ini dalam mencetak lulusan yang kompeten dan diakui secara legal.
Dengan terlaksananya Monev ini, Fakultas Pertanian Unwahas semakin optimis dalam mengembangkan program RPL sebagai solusi pendidikan bagi masyarakat luas yang ingin meningkatkan kualifikasi akademiknya tanpa meninggalkan dunia kerja.
Tentang Program Studi Agribisnis Unwahas: Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim berfokus pada pengembangan sumber daya manusia yang unggul di bidang tata kelola pertanian berbasis nilai-nilai keislaman dan teknologi modern.
Estafet Kepemimpinan: Dekan Faperta Unwahas Lantik Pengurus Ormawa Baru dan Buka MUSKERFA 2026
SEMARANG, 27 Januari 2026 – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) resmi memulai babak baru organisasi kemahasiswaan. Pada Senin (26/01), bertempat di Aula Gedung C. Lantai 3. kampus I Unwahas, dilaksanakan prosesi Pelantikan serta Musyawarah Kerja Fakultas (MUSKERFA) bagi fungsionaris Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian (HIMASEKTA) masa bakti 2026.
Acara sakral ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian Unwahas, Dr. Rossi Prabowo, M.Si. Dalam prosesi tersebut, beliau secara resmi melantik para pengurus baru yang akan mengemban amanah selama satu tahun ke depan.
Sinergi untuk Kemajuan Fakultas
Dalam sambutannya, Dr. Rossi Prabowo menekankan pentingnya peran Organisasi Mahasiswa (Ormawa) sebagai mitra strategis fakultas dalam mencapai visi unggul. Beliau berharap kepengurusan tahun 2026 mampu melahirkan inovasi program kerja yang berdampak nyata, baik di dalam kampus maupun bagi masyarakat luas.
“Ormawa adalah wadah persemaian kepemimpinan. Saya berharap DPM, BEM, dan HIMASEKTA dapat bersinergi, menjaga integritas, dan selalu berinovasi demi membawa nama baik Faperta Unwahas ke level yang lebih tinggi,” ujar Dr. Rossi Prabowo dalam pidato arahannya.
Dokumentasi: Pelantikan dan Foto bersama Dekan Faperta dengan Fungsionaris DPM Faperta Unwahas
M. Lutfi Hasan Ma’arif terpilih dan dilantik sebagai ketua DPM Faperta Periode 2026 dengan susunan pengurus sebagai berikut:
Ketua : M. Lutfi Hasan Ma’arif
Wakil Ketua : A Busyro Fashihul Lisan
Sekretaris I : Soviana Febrianti
Sekertaris II : Thalita Hanifah
1. Komisi Anggaran
Ketua Komisi : Dzaky Vika Hidayat
: M. Syahrul Fadhil
: Ririn Nur Hamidah
2. Komisi Konstitusi
Ketua Komisi : Rahma Lum’atuzzakiyyah
: Ravid Zufar Aqila
: Iqlima Argani Baetasari
: Azki Ilmal Yaqin
3. Komisi Aspirasi
Ketua Komisi : M. Amirul Hakim
: Anik Nurul Hikmah
: Alfian Yudha Hakim
: Silvia Ayu Febri
: Tiara Wahyu Nurhayani
4. Komisi Publikasi
Ketua Komisi : Wahyu Budi Santoso
: Aulia Nur Rohmah
: Rizky Akbar Widyanto
Dokumentasi : Pelantikan dan Foto Bersama Dekan dengan Fungsionaris BEM Faperta Unwahas 2026.
Mahendra Dwi Pramudhita terpilih dan dilantik sebagai ketua BEM Faperta Periode 2026 dengan susunan pengurus sebagai berikut:
Ketua : Mahendra Dwi Pramudhita
Wakil Ketua : M Afiellian Ulil A
Sekretaris I : Wahyu Ais Anggraeni
Bendahara : Atifa Putri Salna
DEPARTEMEN-DEPARTEMEN
Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa
Sofia Ysnaini
Daffa Satriana Syihab
M Teguh Septi Laksana
Putri Amelia Fadzila
Departemen Dalam dan Luar Negeri
Selfiyanah
Nawaith Muh.M
Gentha Buana W
Departemen Ekonomi Kreatif
Tisya Ayu Safira
Abidah Ardelia Rosa
Ellang Mukti Murtadho Zaqi
Departemen Kajian Aksi Strategi
Rivaldi Isro Septiano
Nasrudin Alaeya R
M Nasrullah Iqbal
Departemen Media dan Informasi
Reisty Athalya Candra
Aulia Ayu Ninggar
Ahmad Sholakhuddin
Dokumentasi: Pelantikan dan Foto bersama Dekan dengan Fungsionaris HIMASEKTA periode 2026
Oktavian Nur Ramadhani terpilih dan dilantik sebagai ketua HIMASEKTA Faperta Periode 2026 dengan susunan pengurus sebagai berikut:
Ketua : Oktavian Nur Ramadhani
Wakil ketua : Fadhli Danauta Thohir
Sekretaris :
1. Shofwah Alifia Putri
2. Siti Khusnu Niyah
Bendahara :
1. Tirta Nur Salama
2. Cantika Lutfi Praditya
Bidang Kaderisasi Kepala Bidang : Keysha Ulindita
Sek. Bidang : Maulina Indah Lestari
Anggota :
1. Faiq Hibatulloh
2. Septa Amelia
3. Adyuta Dimas Nugraha
4. Lubab Kholid
Bidang Penelitian dan Pengembangan
Kepala Bidang : Dafa Fadilah Muksit
Sek. Bidang : Bintang Fiar Febriant
Anggota :
1. Izna Revalina Ulfa
2. Adzan Darmawan
3. Robiah Nurlaila Ihda Waisyina
4. Dhia Salma
Bidang Sosial
Kepala Bidang : Raditya Anggara Saputra
Sek. Bidang : Angie Ajeng Rahayu Marganingsih
Anggota :
1. Syafrizal Hendra Wijaya
2. Qurrota A’yun Nazillah
3. Khotibul Umam
4. Yunita Khoerunnisa’
Bidang Ekonomi Bisnis
Kepala Bidang: Maudina Sholeha
Sek. Bidang : Syakira Asfa Salsabila
Anggota :
1. Muhammad Sam Ma’arif
2. S. Trianti
3. Zidan Mughni Aji Danil Maulana
4. Ginda Nabila Iftinan
5. Farisy Ulumulhaq
Bidang Informasi dan Relasi Publik
Kepala Bidang : Tegar Wahyu Latifsya
Sek. Bidang : Rajwa Amirudin Khoir
Anggota :
1. Anjani Dewi Nur Azizah
2. Alexandra Nayla Pramudya W
3. Krisandani Lestari
4. Ismawar Dian
Fokus pada MUSKERFA 2026
Setelah prosesi pelantikan, agenda dilanjutkan dengan MUSKERFA. Forum ini menjadi momentum krusial bagi setiap organisasi untuk memaparkan rencana strategis mereka. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
Peningkatan Prestasi Mahasiswa: Penguatan minat dan bakat di bidang akademik maupun non-akademik.
Pengabdian Masyarakat: Program kerja yang berfokus pada implementasi teknologi pertanian tepat guna.
Kolaborasi Internal: Mempererat komunikasi antar lembaga (DPM, BEM, HIMASEKTA) guna menciptakan iklim organisasi yang harmonis.
Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, perwakilan organisasi mahasiswa, serta mahasiswa Faperta Unwahas. Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan muncul semangat segar yang mampu menjawab tantangan dunia pertanian di masa depan melalui pergerakan mahasiswa yang progresif.
Tentang Fakultas Pertanian Unwahas
Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim berkomitmen menghasilkan lulusan yang berkompeten, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat melalui dukungan kegiatan kemahasiswaan yang aktif dan terarah.
Tingkatkan Daya Saing Lulusan, Fakultas Pertanian Unwahas Perkuat Komitmen Penjaminan Mutu Internal.
SEMARANG, 27 Januari 2026 – Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang secara resmi mengeluarkan Jadwal kalender Mutu Fakultas Pertanian Tahun 2026. Hal ini mempertegas mempertegas komitmen Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim dalam menjaga dan meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi.
Dekan Fakultas Pertanian Unwahas Dr. Rossi menyatakan bahwa mutu bukanlah sebuah tujuan akhir, melainkan sebuah proses yang dilakukan terus-menerus. “Kami berkomitmen tidak hanya mencetak sarjana pertanian yang cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul dalam karakter dan memiliki keterampilan teknis yang diakui oleh industri,” ujarnya.
Dengan budaya mutu yang kuat, Faperta Unwahas optimis dapat menjadi pusat unggulan (center of excellence) dalam pengembangan pertanian berkelanjutan di tingkat nasional.
Tentang Fakultas Pertanian Unwahas
Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim merupakan institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu pertanian dengan landasan nilai-nilai Islam yang inklusif. Memiliki program studi unggulan, Faperta Unwahas berdedikasi untuk menghasilkan lulusan yang inovatif, berintegritas, dan mampu berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan bangsa.
We may request cookies to be set on your device. We use cookies to let us know when you visit our websites, how you interact with us, to enrich your user experience, and to customize your relationship with our website.
Click on the different category headings to find out more. You can also change some of your preferences. Note that blocking some types of cookies may impact your experience on our websites and the services we are able to offer.
Essential Website Cookies
These cookies are strictly necessary to provide you with services available through our website and to use some of its features.
Because these cookies are strictly necessary to deliver the website, refusing them will have impact how our site functions. You always can block or delete cookies by changing your browser settings and force blocking all cookies on this website. But this will always prompt you to accept/refuse cookies when revisiting our site.
We fully respect if you want to refuse cookies but to avoid asking you again and again kindly allow us to store a cookie for that. You are free to opt out any time or opt in for other cookies to get a better experience. If you refuse cookies we will remove all set cookies in our domain.
We provide you with a list of stored cookies on your computer in our domain so you can check what we stored. Due to security reasons we are not able to show or modify cookies from other domains. You can check these in your browser security settings.
Other external services
We also use different external services like Google Webfonts, Google Maps, and external Video providers. Since these providers may collect personal data like your IP address we allow you to block them here. Please be aware that this might heavily reduce the functionality and appearance of our site. Changes will take effect once you reload the page.
Google Webfont Settings:
Google Map Settings:
Google reCaptcha Settings:
Vimeo and Youtube video embeds:
Privacy Policy
You can read about our cookies and privacy settings in detail on our Privacy Policy Page.