Ballroom Hotel Grasia, 23 November 2024

Semarang – Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) dengan bangga menyelenggarakan acara wisuda ke – 42 bagi 70 wisudawan yang berlangsung meriah pada Sabtu, 23 November 2024, di Ballroom Hotel Grasia, Semarang. Acara ini menjadi momen bersejarah, memperingati keberhasilan para lulusan dalam menyelesaikan studi mereka dan mempersiapkan diri untuk mengabdi kepada masyarakat.

Acara wisuda ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pertanian, Dr. Rossi Prabowo, S.Si., M.Si., yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh wisudawan, dosen, serta orang tua yang telah memberikan dukungan penuh selama proses pendidikan. Dalam pidatonya, beliau menggarisbawahi pentingnya peran lulusan Fakultas Pertanian dalam menghadapi tantangan sektor agrikultur di era modern.

“Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan Anda untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan masyarakat. Sebagai lulusan Fakultas Pertanian, Anda memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi inovator dan pelopor dalam mengembangkan sektor pertanian yang berkelanjutan,” ujar Dr. Rossi Prabowo.

Acara ini juga dihadiri oleh para pimpinan universitas, dosen, serta keluarga wisudawan yang memberikan dukungan dan doa terbaik. Wisuda berlangsung dalam suasana penuh khidmat, ditandai dengan prosesi akademik, pengalungan medali, serta penyerahan ijazah.

Selain itu, beberapa wisudawan juga mendapatkan penghargaan atas prestasi akademik dan kontribusi luar biasa selama masa studi, menambah kebanggaan bagi seluruh civitas akademika UNWAHAS.

Dengan terselenggaranya acara ini, Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim berharap para lulusan mampu membawa semangat perubahan, inovasi, dan keberlanjutan dalam memajukan sektor pertanian Indonesia.

Contact Person:
Humas Faperta Universitas Wahid Hasyim
Email: [email protected]

Semarang, 07 November 2024 – Polda Jawa Tengah bersama Polrestabes Kota Semarang menyelenggarakan sosialisasi Penerimaan Bintara Kompetensi Khusus (BAKOMSUS) Tahun 2025 dengan bidang keahlian pertanian. Acara ini diadakan dengan kerja sama Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim dan bertempat di kampus Fakultas Pertanian, Semarang. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa tingkat akhir dan alumni Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim yang hadir dengan penuh antusiasme untuk mengeksplorasi peluang karier dalam bidang kepolisian yang spesifik pada keahlian pertanian.

Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim, Dr. Rossi Prabowo, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Rossi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan antara institusi pendidikan dan kepolisian. Beliau berharap agar kesempatan ini dapat mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan peluang unik ini, terutama dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Indonesia. Dr. Rossi juga menekankan pentingnya keahlian bidang pertanian dalam dunia kepolisian untuk mengatasi tantangan ketahanan pangan dan keberlanjutan sumber daya alam yang semakin relevan di era globalisasi ini.

Sebagai narasumber utama, Maulana Nugraha, SH., MH., dari Bagian SDM Polrestabes Kota Semarang, memaparkan berbagai informasi penting terkait proses rekrutmen, kualifikasi yang dibutuhkan, serta tahapan seleksi dalam penerimaan BAKOMSUS bidang pertanian. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa Bintara Kompetensi Khusus ini adalah program yang memberikan kesempatan kepada lulusan bidang pertanian untuk berperan aktif di institusi kepolisian, dengan fokus pada kontribusi terhadap pengelolaan pertanian, keberlanjutan, dan kesejahteraan masyarakat. Maulana juga menegaskan bahwa BAKOMSUS Pertanian diharapkan dapat menjadi elemen penting dalam menunjang tugas-tugas kepolisian, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi agraris tinggi dan dalam pengawasan distribusi pangan.

Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengajukan berbagai pertanyaan seputar seleksi dan mekanisme kerja Bintara Kompetensi Khusus, dengan harapan dapat memperdalam pemahaman mereka mengenai tanggung jawab serta peluang karier yang ditawarkan. Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa menyampaikan antusiasme mereka terkait peran nyata kepolisian dalam bidang pertanian serta pengembangan kemampuan mereka sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ini.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak minat di kalangan mahasiswa pertanian untuk bergabung dalam Bintara Kompetensi Khusus bidang pertanian. Selain itu, kerja sama antara institusi pendidikan dan kepolisian ini dianggap sebagai upaya positif dalam mengintegrasikan ilmu pertanian dengan layanan kepolisian yang profesional dan berdaya guna bagi masyarakat luas.